Permainan lempar tangkap beregu
Pada materi ini peserta didik mempelajari permainan invasi sederhana melalui kegiatan melempar dan menangkap bola.
Teknik Dasar Melempar Bola
1. Sikap Awal
Berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu.
Pegang bola menggunakan kedua tangan atau satu tangan.
Pandangan ke arah teman.
2. Pelaksanaan
Ayunkan lengan.
Putar badan sedikit.
Lepaskan bola menuju sasaran.
3. Sikap Akhir
Berat badan berpindah ke depan.
Pandangan mengikuti arah bola.
Tubuh tetap seimbang.
Teknik Dasar Menangkap Bola
Sikap Awal
Berdiri siap.
Kedua tangan terbuka.
Pandangan fokus pada bola.
Pelaksanaan
Sambut bola dengan kedua tangan.
Tarik tangan mengikuti arah datangnya bola.
Rapatkan bola ke dada.
Sikap Akhir
Bola dikuasai dengan baik.
Tubuh tetap seimbang.
Siap melakukan operan berikutnya.
Nilai Karakter yang Dikembangkan
Melalui permainan lempar tangkap, peserta didik belajar:
Gotong royong
Sportivitas
Disiplin
Tanggung jawab
Percaya diri
Kerja sama
Menghargai teman
Aktivitas Pembelajaran
Aktivitas 1
Berpasangan melakukan lempar tangkap sebanyak 20 kali tanpa menjatuhkan bola.
Aktivitas 2
Bergerak ke kanan dan kiri sambil menerima operan.
Aktivitas 3
Lempar tangkap sambil berjalan.
Aktivitas 4
Permainan invasi sederhana:
Dua regu.
Bola harus dioper minimal tiga kali.
Tidak boleh berlari sambil membawa bola.
Tim memperoleh poin jika berhasil mengoper bola kepada teman yang berada di daerah sasaran.
Refleksi Peserta Didik
Setelah mengikuti pembelajaran, renungkan pertanyaan berikut.
- Apakah saya sudah dapat melempar bola dengan tepat?
- Apakah saya dapat menangkap bola dengan baik?
- Bagaimana cara saya menyesuaikan gerakan ketika teman berpindah tempat?
- Apakah saya sudah bekerja sama dengan teman satu regu?
- Nilai karakter apa yang saya pelajari hari ini?
Nama Guru : Yandri Nauli
Mata Pelajaran : PJOK
Hari : Senin, 3 agustus 2026
Kelas : IV
Semester : 1
Kurikulum : Kurikulum Merdeka (BSKAP 2025)
Materi : Aktivitas Variasi Dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor
Tujuan
- Setelah mengikuti pembelajaran, murid dapat menjelaskan variasi gerak melompat dan meloncat secara lisan dengan bahasa sendiri.
- Murid dapat mempraktikkan variasi gerak melompat dan meloncat dengan benar sesuai arahan guru secara mandiri atau berkelompok.
- Murid dapat menunjukkan sikap percaya diri, disiplin, dan kerja sama saat melakukan variasi gerak melompat dan meloncat di lapangan atau halaman sekolah.
- Murid dapat menjelaskan manfaat variasi gerak melompat dan meloncat bagi kesehatan tubuh setelah kegiatan.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi dan salam semangat untuk kalian semua, anak-anak hebat!
Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga selalu dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar dengan penuh semangat.
Hari ini adalah kesempatan baru untuk belajar, berkembang, dan menjadi versi terbaik dari diri kita. Ingatlah, setiap usaha yang kalian lakukan hari ini, sekecil apa pun, adalah langkah menuju masa depan yang gemilang.
Jangan takut untuk bertanya, jangan ragu untuk mencoba, dan jangan malu jika melakukan kesalahan. Karena dari kesalahan, kita belajar. Dari kegigihan, kita tumbuh. Dan dari kerja keras, kita akan berhasil.
Mari kita mulai hari ini dengan niat yang baik, hati yang ikhlas, dan semangat pantang menyerah.
Selamat belajar, anak-anak hebat!
Aktivitas variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor melibatkan gerakan berpindah tempat dengan berbagai cara, seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat, yang dikombinasikan dengan gerakan lain untuk meningkatkan keterampilan motorik.
Pengertian Variasi dan Kombinasi Gerak Lokomotor:
Variasi gerak lokomotor
berarti mengubah cara melakukan gerakan dasar lokomotor, misalnya berjalan dengan langkah lebar, langkah pendek, atau berjalan sambil berjinjit.
Kombinasi gerak lokomotor
adalah menggabungkan dua atau lebih gerakan dasar lokomotor dalam satu rangkaian gerakan, misalnya berjalan dan berlari, atau melompat dan meloncat.
Manfaat Aktivitas Variasi dan Kombinasi Gerak Lokomotor:
Meningkatkan koordinasi dan keseimbangan tubuh, Melatih kelincahan dan kecepatan bergerak, Memperkaya kosakata gerakan motorik, Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap berbagai situasi gerakan, Membangun dasar yang kuat untuk berbagai cabang olahraga.
Pentingnya Latihan Variasi dan Kombinasi:
Latihan variasi dan kombinasi gerak lokomotor tidak hanya meningkatkan kemampuan motorik, tetapi juga membuat aktivitas fisik menjadi lebih menyenangkan dan menantang. Dengan menguasai berbagai variasi dan kombinasi, siswa dapat mengembangkan kreativitas dalam bergerak dan lebih percaya diri dalam berolahraga.


Variasi gerak melompat dan meloncat melibatkan berbagai teknik dan gerakan dasar yang berbeda, meskipun keduanya melibatkan gerakan mengangkat tubuh dari tanah. Perbedaan utama terletak pada tumpuan kaki: melompat menggunakan satu kaki, sementara meloncat menggunakan dua kaki.
Melompat:
Definisi:
Gerakan mengangkat tubuh dari tanah dengan satu kaki sebagai tumpuan dan mendarat dengan satu atau dua kaki. Contoh:
Lompat jauh, lompat tinggi, lompat kijang (triple jump), melompati benda seperti genangan air. Variasi:Lompat dengan satu kaki, mendarat dengan dua kaki.Lompat dengan satu kaki, mendarat dengan satu kaki yang berbeda.Lompat dengan satu kaki, mendarat dengan satu kaki yang sama (hopping).Lompat dengan satu kaki, mendarat dengan dua kaki, diikuti gerakan melompat lagi dengan kaki yang sama (hop, step, jump). Lompat dengan awalan (running jump) seperti pada lompat jauh.
Meloncat:
Definisi:
Gerakan mengangkat tubuh dari tanah dengan dua kaki sebagai tumpuan dan mendarat dengan dua kaki. Contoh:
Meloncat ke atas, meloncat jauh, meloncat melewati rintangan seperti kotak (box jump). Variasi:Meloncat ke atas (vertical jump).Meloncat jauh (standing broad jump).Meloncat dengan berbagai ketinggian rintangan. Meloncat dengan kombinasi gerakan lain seperti berjalan atau berlari.
Perbedaan Kunci:Tumpuan: Melompat satu kaki, meloncat dua kaki.
Arah: Bisa vertikal (ke atas) atau horizontal (ke depan atau jauh).
Tujuan: Bisa untuk mencapai ketinggian, jarak, atau melewati rintangan.
Penting untuk diperhatikan:
Awalan:
Beberapa gerakan melompat dan meloncat memerlukan awalan (running start) untuk mendapatkan momentum.
Teknik:
Setiap variasi gerakan memiliki teknik yang berbeda, terutama pada fase tolakan, melayang, dan mendarat.
Keamanan:
Latihan gerakan melompat dan meloncat perlu dilakukan dengan memperhatikan keamanan, terutama untuk menghindari cedera pada kaki dan persendian.
Selalu semangat dalam belajar dan jangan lupa sholat lima waktu, ya.
Wassalaamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh