Hari / tanggal : Rabu, 14 oktober 2026
Kelas : 5
Semester : 1
Materi : Aktivitas Variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor, non lokomotor dan manipulatif
CP :
- Murid mampu memahami materi dan soal yang diberikan
- Murid mampu mengerjakan soal dengan baik dan benar
Assalamu‘alaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Selamat pagi, apa kabar Anak soleh dan solehah? Semoga kita semua selalu dalam lindungan allah SWT dalam keadaan Sehat wal afi"at. ayah bunda kita sama sama berjuang untuk dapat memberikan pendidikan yang menyenangkan bagi anak-anak kita tercinta.
Materi Pembelajaran
Pengertian Variasi dan Kombinasi Gerak Lokomotor:
Variasi gerak lokomotor
berarti mengubah cara melakukan gerakan dasar lokomotor, misalnya berjalan dengan langkah lebar, langkah pendek, atau berjalan sambil berjinjit.
Kombinasi gerak lokomotor
adalah menggabungkan dua atau lebih gerakan dasar lokomotor dalam satu rangkaian gerakan, misalnya berjalan dan berlari, atau melompat dan meloncat.
Manfaat Aktivitas Variasi dan Kombinasi Gerak Lokomotor:
Meningkatkan koordinasi dan keseimbangan tubuh, Melatih kelincahan dan kecepatan bergerak, Memperkaya kosakata gerakan motorik, Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap berbagai situasi gerakan, Membangun dasar yang kuat untuk berbagai cabang olahraga.
Pentingnya Latihan Variasi dan Kombinasi:
Latihan variasi dan kombinasi gerak lokomotor tidak hanya meningkatkan kemampuan motorik, tetapi juga membuat aktivitas fisik menjadi lebih menyenangkan dan menantang. Dengan menguasai berbagai variasi dan kombinasi, siswa dapat mengembangkan kreativitas dalam bergerak dan lebih percaya diri dalam berolahraga.
Variasi gerak melompat dan meloncat melibatkan berbagai teknik dan gerakan dasar yang berbeda, meskipun keduanya melibatkan gerakan mengangkat tubuh dari tanah. Perbedaan utama terletak pada tumpuan kaki: melompat menggunakan satu kaki, sementara meloncat menggunakan dua kaki.
Melompat:
Gerakan mengangkat tubuh dari tanah dengan satu kaki sebagai tumpuan dan mendarat dengan satu atau dua kaki.
Lompat jauh, lompat tinggi, lompat kijang (triple jump), melompati benda seperti genangan air. Variasi:Lompat dengan satu kaki, mendarat dengan dua kaki.Lompat dengan satu kaki, mendarat dengan satu kaki yang berbeda.Lompat dengan satu kaki, mendarat dengan satu kaki yang sama (hopping).Lompat dengan satu kaki, mendarat dengan dua kaki, diikuti gerakan melompat lagi dengan kaki yang sama (hop, step, jump). Lompat dengan awalan (running jump) seperti pada lompat jauh.
Meloncat:
Gerakan mengangkat tubuh dari tanah dengan dua kaki sebagai tumpuan dan mendarat dengan dua kaki. Contoh:
Meloncat ke atas, meloncat jauh, meloncat melewati rintangan seperti kotak (box jump). Variasi:Meloncat ke atas (vertical jump).Meloncat jauh (standing broad jump).Meloncat dengan berbagai ketinggian rintangan. Meloncat dengan kombinasi gerakan lain seperti berjalan atau berlari.
Perbedaan Kunci:Tumpuan: Melompat satu kaki, meloncat dua kaki.
Arah: Bisa vertikal (ke atas) atau horizontal (ke depan atau jauh).
Tujuan: Bisa untuk mencapai ketinggian, jarak, atau melewati rintangan.
Pengertian Gerak Non Lokomotor
Gerak non-Lokomotor (gerakan yang tidak berpindah tempat) dimana sebagian anggota tubuh tertentu saja yang digerakkan namun tidak berpindah tempat. Misalnya membungkuk, menekuk dan memutar, meliuk dan mengayun.
Contoh Gerak Non Lokomotor
1.Memutar
Memutar artinya kalian dapat menggerakkan tubuh kalian dengan memutarkan ke arah lainnya. Contohnya kalian bisa memutarkan lengan, pinggang, pergelangan kaki, hingga tubuh kalian. Namun tetap saja tidak melakukan perpindahan posisi.
2. Mengayun
Mengutip dari KBBI, berayun berarti bergerak seperti ayunan. Nah, tidak jarang melakukan gerakan mengayun, seperti mengayunkan lengan untuk melakukan peregangan atau pemanasan sebelum latihan. Jika Anda melakukan pemanasan sebelum berolahraga, banyak non-olahraga yang akan dilakukan.
3. Membungkuk
Membungkuk adalah gerakan menunduk dengan membuat posisi tubuh menjadi 90 derajat dan melihat ke bawah. Di beberapa negara, ada tradisi membungkuk dan menyapa orang lain. Nah, gerakan membungkuk ini tidak menyebabkan perpindahan tubuh. Oleh karena itu, gerakkan ini disebut gerak non lokomotor.
4. Menekuk
Menekuk adalah gerakkan dengan melipat bagian tubuh. Gerakkan ini juga banyak digunakan saat berolahraga. Bahkan, kalian juga menggunakan gerakkan ini untuk kegiatan sehari-hari. Gerakan ini memungkinkan kalian untuk menggerakkan pinggul, lutut, dan beberapa persendian lainnya tanpa mengubah posisi tubuh .Bentuk gerakkan menekuk bisa kalian lakukan dengan menekuk pergelangan tangan, menekuk lutut, tekuk punggung, tekuk ke bawah, atau lakukan gerakan jongkok yang menekuk lutut dan punggung.
Pengertian Gerakan Manipulatif
Manipulatif ialah merupakan keterampilan gerak kompleks yang dimana akan dilewati oleh setiap anak selama masa perkembangannya. Sedangkan yang dimaksud dengan gerak manipulatif ialah merupakan gerak dalam memainkan benda atau alat tertentu misalnya bola, raket, atau kayu pemukul. Contoh melempar, menangkap, menggiring, menendang, memantul-memantulkan bola, melambungkan. Perkembangan gerak manipulatif ialah merupakan suatu keterampilan dalam memanipulsasi obyek sambil bergerak.
Ada pula yang menyebut gerakan manipulatif gerakan dengan menggunakan alat atau gerak yang dikembangkan ketika anak tengah menguasai berbagai macam objek. Gerak manipulatif ialah merupakan keterampilan gerak yang lebih banyak melibatkan gerakan tangan dan juga kaki.
Contoh gerak manipulatif diantaranya ialah sebagai berikut ini :
1. Melempar
Melempar adalah keterampilan manipulatif menggunakan satu atau dua tangan untuk melontarkan objek mengarah ke target dan objek menjauh dari badan.

2. Menendang
Menendang adalah menendang. Gerak manipulatif menggunakan kaki memindahkan obyek dengan gerakan mengayunkan tungkai kaki.

3. Menangkap
Menangkap adalah gerakan menghentikan momentum suatu obyek menggunakan tangan. Gerakan ini sangat dipengaruhi oleh kemampuan visual untuk mengikuti gerakan obyek.

4. Menggiring
Menggiring adalah gerakan membawa obyek dari suatu area ke area lain dengan menggunakan tangan atau kaki. Gerakan ini membutuhkan koordinasi yang baik antara mata dengan kaki atau mata dengan tangan.

5. Menggelindingkan
Menggelindingkan obyek dengan tujuan memindahkannya ke tempat lain.
Obyek tersebut digelindingkan di tanah atau lantai ke arah tertentu.

6. Memantulkan
Menjatuhkan bola ke lantai, tembok atau ke tanah (dalam permainan bola basket, bola tangan)

Contoh Soal :
Anak-anak yang shaleh dan shalehah, mungkin untuk materi hari ini kita cukupkan sampai disini.
Sebelum kita menutup pelajaran kita hari ini, marilah bersama-sama kita ucapkan
Hamdalah
Alhamdulillahi Robbil 'Alamiin
Tetap semangat dan sehat selalu ya anak shaleh dan shalehah,, aamiin...
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
